Landed Cost
Landed Cost adalah total biaya yang dikeluarkan untuk mendatangkan barang sampai ke toko/gudang, termasuk harga barang, ongkos kirim, asuransi, bea masuk, dan biaya lainnya.
Pengenalan
Menghitung landed cost penting untuk:
- Menentukan harga pokok penjualan (HPP) yang akurat
- Menetapkan harga jual yang tepat
- Menghitung margin keuntungan sebenarnya
Komponen Landed Cost
| Komponen | Contoh |
|---|---|
| Harga Barang (FOB) | Rp 10.000.000 |
| Ongkos Kirim | Rp 500.000 |
| Asuransi Pengiriman | Rp 100.000 |
| Biaya Bongkar Muat | Rp 200.000 |
| Total Landed Cost | Rp 10.800.000 |
Cara Menggunakan
Mengalokasikan Biaya
- Buka Purchasing Portal > Landed Cost
- Pilih Goods Receiving Note yang akan dialokasikan biayanya
- Tambahkan komponen biaya tambahan:
- Ongkos kirim
- Asuransi
- Biaya lainnya
- Pilih metode alokasi:
| Metode | Keterangan |
|---|---|
| By Value | Alokasi proporsional berdasarkan nilai barang |
| By Quantity | Alokasi rata berdasarkan jumlah unit |
| By Weight | Alokasi berdasarkan berat |
- Review perhitungan
- Klik Apply Landed Cost
Contoh Perhitungan
PO dengan ongkos kirim Rp 500.000, dialokasikan by value:
| Produk | Qty | Harga/Unit | Total | % | Alokasi Kirim | HPP/Unit Baru |
|---|---|---|---|---|---|---|
| Indomie Goreng | 50 ctn | Rp 82.500 | Rp 4.125.000 | 36% | Rp 179.348 | Rp 86.087 |
| Teh Botol | 30 krt | Rp 52.000 | Rp 1.560.000 | 14% | Rp 67.826 | Rp 54.261 |
| Beras 5kg | 100 sak | Rp 58.000 | Rp 5.800.000 | 50% | Rp 252.826 | Rp 60.528 |
FAQ
Q: Apakah landed cost wajib dihitung? A: Sangat direkomendasikan untuk produk dengan biaya pengiriman signifikan. Untuk supplier yang sudah termasuk ongkir (delivered), landed cost = harga beli.
Halaman Terkait
- Purchase Orders - PO terkait
- Goods Receiving - Penerimaan yang dialokasikan
- Chart of Accounts - Akun persediaan